Pemkot Siapkan Beasiswa S1 Manajemen Masjid

Cacamnian.com, Kota Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan melakukan kunjungan ke Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) guna membicarakan program studi strata-1 Pendidikan Agama Islam dengan konsentrasi Manajemen Masjid di kampus UAI, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Dalam pertemuan tersebut Prof. Dr. Asep Safuddin selalu Rektor UAI menyambut hangat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Bengkulu Helmi Hasan beserta jajaran yang akan merealisasikan program S1 manajemen masjid untuk putra terbaik Bengkulu.

Dalam kunjungannya Wali Kota Helmi Hasan menyampaikan akan memilih 40 putra terbaik Bengkulu guna mengikuti program Strata-1 Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Masjid.

“Program ini harus berjalan, tahun 2020 ini juga,” tegas Helmi.

Helmi Hasan dikenal sebagai Wali Kota yang fokus pada upaya kemakmuran masjid ini, menyampaikan kepeduliannya akan masalah-masalah keumatan.

Lebih jauh, Helmi mengatakan bahwa 40 putra terbaik tersebut dalam waktu dekat ini akan diseleksi oleh Pemkot Bengkulu dan pihak UAI, setelah terpilih mereka akan mendapatkan beasiswa.

“Mereka akan mendapatkan beasiswa studi empat tahun dengan beasiswa dari Pemkot Bengkulu. Usai mendapatkan gelar S1, mereka akan mendapatkan lapangan kerja sebagai manajer profesional di masjid-masjid Bengkulu,” jelas Helmi.

Sesuai saran Rektor UAI, Helmi menyetujui bahwa para calon penerima beasiswa ini tidak hanya terbatas untuk lulusan SMA atau Madrasah Aliyah dari Kota Bengkulu.

“Tidak hanya lulusan putra terbaik Kota Bengkulu, para lulusan nanti diambil dari sembilan kabupaten lain di Provinsi Bengkulu yang juga berhak mendapatkan peluang ini,” jelas Helmi.

Gagasan Helmi mengenai pentingnya keberadaan program studi konsentrasi Manajemen Masjid, menurut Prof Asep gagasan yang sudah seharusnya direalisasikan.

“Amat sangat wajar jika masjid dikelola secara profesional, dengan landasan tuntutan ajaran Agama Islam dan studi-studi ilmiah yang kontemporer dan aplikatif,” pungkas Prof Asep. [SA]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *