Sepanjang 2020, Kasus Kriminal Alami Penurunan

CacamNian.com, Rejang Lebong – Jajaran Polres Rejang Lebong menggelar jumpa Pers akhir tahun. Dalam jumpa pers, Polres mencatat angka kriminalitas menurun di banding tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno. Ia menyampaikan, tahun 2019 sebanyak 317 kasus sedangkan tahun 2020 313 kasus atau turun 4 kasus.

“Dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, kasus kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong ini mengalami penurunan,” kata Kapolres, Senin (28/12/2020).

Dalam press rilis, ada 10 kasus yang menonjol di tahun 2020, yang terdiri dari Kasus tindak pidana kasus narkoba, perlindungan anak, pencurian dengan kekerasan, Penggelapan, Penganiyaan berat, Pencurian berat, pencuruan kenderaan bermotor, kejahatan senjata tajam, Kekerasan dalam rumah tangga dan pencurian sebanyak 227 kasus dapat diselesaiakan sebanyak 166 kasus.

“Kasus-kasus yang menonjol yang bisa kita selesaikan ini seperti tindak pidana kejahatan di Jalan raya yang terjadi di sepanjang Jalur Curup – Linggau. Untuk pelaku kejahatan jalan raya ini ada 2 tersangka yang berhasil kita tangkap,” ungkap Kapolres.

“Sedangkan untuk tindak pidana Penyalahgunaan narkoba di tahun 2020, kita berhasil mengungkap sebanyak 57 kasus atau lebih tinggi dibanding tahun 2019 yakni sebanyak 47 kasus. Untuk pelaku penyalahgunaan narkoba ini kita mengamankan 83 orang terdiri dari 78 laki-laki, 2 perempuan dan 3 anak anak. Barang bukti narkoba yang bersahil disita yakni Sabu seberat 113,49 gram, Ganja 3561,63 gram dan Extasi sebanyak 25 butir,” tambah Kapolres.

Untuk Kasus Kecelakaan Lalulintas di Wilayah Hukum Polres Rejang Lebong, Kapolres menyampaikan terjadi 20 kasus dengan korban meninggal sebanyak 20 orang korban luka berat 14 orang, korban luka ringan 51 orang serta kerugian material mencapai Rp 399 juta.

“Dibandingkan tahun 2019 terjadi penurunan kasus laka lantas, yaitu sebanyak 54 kasus dengan korban meninggal dunia 27 orang, luka berat 25 orang, luka ringan 50 orang dan kerugian mencapai Rp 1.024.900.000,” pungkas Kapolres. [M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *