oleh

Dakwah, Insya Allah Selamatkan Bengkulu

-Opini-28 views
Rudi Nurdiansyah

Sepanjang tahun 2020, Bengkulu melewati berbagai ujian dan tantangan yang cukup berat. Yang paling mencolok diantaranya adalah ketika tanah kelahiran Fatmawati ini dinobatkan sebagai provinsi termiskin di Sumatera.

Seperti di seluruh dunia, pandemi covid-19 ikut memukul Bengkulu. Jumlah pasien membludak. Rumah sakit tak mampu menampung jumlah pasien yang meluber di halaman rumah sakit. Ekonomi lunglai. Belajar, bekerja dan beribadah di rumah sebagai dampak pandemi menemui banyak masalah dalam praktik.

Alam rusak. Gempabumi berkali-kali mengguncang Bumi Rafflesia berikut bencana lain seperti banjir, longsor dan puting beliung. Berbagai ekosistem terganggu akibat alih fungsi lahan untuk permukiman, praktik pertambangan, perkebunan, sumber daya energi, hingga perambahan.

Jalan tol yang akan jadi lalu lintas utama bagi cukong-cukong untuk memboyong komoditas andalan Bengkulu ke luar negeri sebentar lagi akan rampung. Namun jalan untuk petani, jalan untuk anak-anak desa, jalan untuk para perempuan hamil di pelosok-pelosok masih tampak rusak dan berlumpur.

Potensi kemaritiman Bengkulu juga masih belum tergarap maksimal. Berkali-kali nelayan dilaporkan menghilang di laut Bengkulu yang ganas. Bentrok antar nelayan masih terjadi, bahkan kian memprihatinkan.

Kriminalitas dan kekerasan masih marak. Baru-baru ini, seorang ayah dengan anak kandungnya kompak memperkosa seorang perempuan yang masih di bawah umur. Berdasarkan keterangan polisi, sebelum diperkosa, korban sempat dicekoki pil anjing gila.

Sementara pada pemilihan 9 Desember kemarin, petahana Rohidin Mersyah bersama Bupati Lebong Rosjonsyah berhasil terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bengkulu periode 2021-2024.

Tidak rumit merumuskan resolusi 2021 yang tepat untuk kompleksitas permasalahan di Bengkulu. Sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan resep mujarab untuk seluruh penyakit sosial, yakni dakwah.

Ketika dakwah dihidupkan, hidayah atau petunjuk ke arah kebaikan akan menyebar dan setiap orang akan mudah mengamalkan agama, sumber kebahagiaan manusia di dunia yang sementara dan akhirat yang abadi.

Ketika dakwah dihidupkan, Allah subhanahu wa ta’ala akan turunkan keberkahan dari langit dan dari bumi serta setiap orang akan mudah mengamalkan sunah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, sumber kejayaan manusia di dunia yang sementara dan akhirat yang abadi.

Ketika dakwah dihidupkan, orang akan mendasarkan kehidupannya dengan hukum-hukum Allah yang penuh keadilan, kedamaian, kebijaksanaan, kasih sayang dan kejujuran.

Ketika dakwah dihidupkan, orang-orang hanya akan berkata dengan kata-kata yang baik, orang-orang akan jauh dari azab Allah subuhanahu wa ta’ala, memiliki wajah yang ramah dan teduh.

Dakwah adalah sumber perbaikan hidup manusia, bukan hanya di Bengkulu, tapi seluruh alam. Dakwah adalah satu-satunya sarana yang bisa memberikan kemampuan kepada manusia untuk memilih jalan kebaikan dan meninggalkan jalan keburukan.

Dakwah adalah satu-satunya amalan manusia yang membuat Allah suka dan rida. Ambil kerja dakwah ini, maka insya Allah Bengkulu akan selamat dan berikut terselesaikannya masalah-masalah yang telah disebutkan sebelumnya.

Seorang ulama menyebutkan, tahun 2021 akan menjadi tahun yang berat. Akan ada situasi yang lebih buruk dari pandemi covid-19 yang akan terjadi di seluruh dunia.

Dan yang selamat dari musibah besar yang akan menjelang itu hanyalah mereka yang berdakwah, bersedia mengorbankan harta dan dirinya di jalan Allah, semata-mata demi mengharapkan rida-Nya.

Rudi Nurdiansyah, Mubaligh Anggut Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed