Lounching E-Surat, DPRD Provinsi: Mempermudah Serap Aspirasi Rakyat

CacamNian.com, Bengkulu – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu adakan Louncing Website dan Aplikasi Suara Rakyat.

Lounching itu berlangsung di gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (30/12/2020).

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring menjelaskan, program itu guna menjawab kemajuan jaman era digital untuk mempermudah menyaring aspirasi masyarakat.

Aplikasi langsung dapat di download melalui Google Playstore. Serta, bagi masyarakat bisa langsung melaporkan aspirasinya melalui konten yang tersedia pada website tersebut.

“Semua hal yang ada di Provinsi Bengkulu, dapat masyarakat laporkan melalui website ini. Kita prioritaskan kewenangan-kewenangan pemerintah,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dikarenakan pemerintahan di Bumi Rafflesia ada daerah dan legislatif. Nantinya, melalui laporan pada website ini pihaknya akan meneruskan ke pemerintah daerah (Pemda).

“Ketika ada usulan dari masyarakat, berarti itu masukan dari aspirasi kami. Nanti pada saat rapat rencana program APBD, ini loh ada aspirasi dari warga, dari desa yang bisa dimasukkan ke dalam program pemerintah,” ujar Usin.

Usin menjelaskan, aplikasi ini sebagai bentuk peningkatan lembaga kontrol, pengawasan dan perencanaan tupoksi dari DPRD Bengkulu. Sehingga, tim verifikasi dapat menjalankan tugas sesuai laporan pada website tersebut.

“Selayaknya dan sebisa mungkin nanti kami akan sosialisasikan ini ke DPRD kota dan kabupaten, agar mereka juga dapat melakukan hal yang sama,” tuturnya.

Selain itu, Usin mengungkapkan bahwa pembiayaan website aplikasi suara rakyat ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Serta, setiap tahunnya akan menyerap APBD senilai Rp 150 juta.

“Pembiayaannya kecil, cuma Rp 150 juta doang. Gak ada yang wah. Jadi, dengan anggaran yang kecil tapi efek dan impect untuk masyarakat sangat luas,” tutup Usin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *