Mutu Kurang Baik, Komisi II Pertanyakan Kualitas Jalan

CacamNian.com, Bengkulu – Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma beserta rombongan, Senin (04/01) melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) terhadap kualitas bangun ruas jalan 2 jalur Padang Serai dan peningkatan ruas jalan Bangkahan, Kelurahan Teluk Sepang.

Sidak ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari Warga yang mengatakan, jalan yang baru saja di bangun sudah rusak, dengan demikian peninjauan terhadap beberapa kegiatan peningkatan ruas jalan di Kota Bengkulu yang dilaksanakan.

“Keberangkatan sidak ini karena kami (Komisi II) menindak lanjuti laporan warga, yang mengatakan bahwa adanya kerusakan jalan yang baru saja di bangun,” kata Indra.

Tiba di lokasi Komisi II yang di Komandoi Indra Sukma ini, melihat ruas jalan di Padang Serai, Komisi II menemukan pekerjaan jalan yang dinilai tidak sesuai standar pengerjaan peningkatan jalan, seperti kualitas aspal yang kurang baik dan ketebalan aspal yang tidak tepat, lalu kemudian mereka mencongkel menggunakan tangan.

“Padahal pengerjaan jalan paket II ini menggunakan dana pinjaman Bank Jabar dan Banten senilai Rp 38 Miliar. Kita temukan jalan di Padang Serai yang kualitas aspalnya kurang baik. Tadi sempat dicongkel oleh rekan-rekan Dewan. Aspalnya tipis,” terangnya.

Lajut, Indra dengan laporan warga dan kami langsung melihat fakta di lapangan, jalan di sepanjang kelurahan padang serai dan dii sepanjang jalan Bangkahan, Kelurahan Teluk Sepang akan segera ditindaklanjuti.

“Untuk menindak lanjuti hasil temuan sidak ini Komisi II dan jajaran akan mengagendakan rapat dengar pendapat terhadap Dinas PUPR Kota Benglkulu, dalam hal pertanggungjawaban,” katanya.

Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Bengkulu, Dian Fizayli, saat mendampingi sidak dengan melihat kualitas pembangunan yang buruk, mengatakan pihaknya teledor dalam mengawasi pengerjaan.

“Ini keteledoran dalam pengawasan. Keteledoran ini dikarenakan pembangunan peningkatan jalan dikerjakan di penghujung tahun,” ungkapnya.

Kedati demikian, dengan keteledoran tersebut dirinya akan akan berkomunikasi kepada pihaknya yang bersangkutan. “Kami akan memberikan tenggat waktu selama 50 hari kepada PT. Agung Pitoelas selaku kontraktor untuk memperbaikinya,” tegasnya.

Sidak ini diketahui, selain Ketua Komisi II Indra Sukma Samosir, juga hadir, Wakil Ketua Reni Heryanti, Sekretaris Rahmad Mulyadi, beserta Anggota, Solihin Adnan, Mardiyanti, Elvin Yanuar Sahri, Sasman Jarnalis dan Bambang Hermanto. [M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *