oleh

BSPS Bebaskan Rumah Pelupuh

-Daerah-147 views

CacamNian.com, Kepahiang – Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), para janda dan mereka yang tinggal di rumah yang sudah rusak parah di Desa Weskust Kecamatan Kepahiang sangat berbahagia dengan program Bantuan Stimulan Prumahan Swadaya (BSPS).

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, program ini telah dinantikan sekira tujuh tahun oleh masyarakat.

“Alhamdulillah bisa direalisasikan di penghujung tahun 2020,” kata Riri Damayanti kepada media, Kamis (7/1/2021).

Untuk diketahui, Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai tersebut memperjuangkan program ini bersama pemerintah daerah.

“Saya mengimbau seluruh penerima bantuan agar lebih banyak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Disaat pandemi, pendapatan ekonomi menurun, tapi Allah kasih rezeki dalam bentuk program bedah rumah,” papar Riri Damayanti.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menekankan bahwa ia memiliki target pada tahun 2021 ini akan lebih banyak lagi program seperti ini di Kabupaten Kepahiang dan seluruh pelosok Provinsi Bengkulu.

“Setelah mengujungi rumah-rumah penerima manfaat saya mendengar sendiri program ini menjadi berkah bagi mereka dalam meningkatkan status sosial di mata masyarakat dan memberi dorongan motivasi bagi penghuni untuk lebih semangat mencari nafkah yang halal bagi keluarganya,” ungkap Riri Damayanti.

Kepala Desa Weskust, Ari Setiawan, menuturkan, rasa terimakasih dan harunya atas atensi serta kepedulian Hj Riri Damayanti John Latief kepada para penduduk kampung yang ia pimpin.

“Ada 40 unit rumah yang telah dibedah dan semua dengan hasil memuaskan. Terimakasih kami ucapkan kepada Anggota DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief dan pemerintah pusat yang telah membantu masyarakat di desa kami,” sampai Ari Setiawan.

Banyak MBR, para janda dan mereka yang tinggal di rumah yang sudah rusak parah menangis haru dan bahagia mendapatkan program ini lantaran telah puluhan tahun menantikan rumahnya bisa dibedah.

Tak sedikit para MBR, para janda dan mereka yang tinggal di rumah yang sudah rusak parah tersebut anak-anaknya menjadi bahan ejekan karena tinggal di rumah pelupuh.

“Semoga ibu Riri dan bapak ibu yang telah memperjuangkan program ini Allah berikan rezeki yang melimpah, kesehatan, umur yang panjang, dan dimudahkan semua urusan,” kata Jahma Wati, salah satu warga Desa Weskust yang menerima manfaat program ini. [M]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed