Selamatkan Ekonomi Bengkulu di Tengah Pandemi

Hj Riri Damayanti John Latief

CacamNian.com, Bengkulu – Di tengah pandemi covid-19, Kementerian Pertanian mampu membangun sektor pertanian sehingga menjadi satu-satunya sektor yang menyelamatkan perekonomian nasional.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, capaian Kementerian Pertanian di tengah pandemi yang memukul hampir semua sektor ekonomi cukup membanggakan.

“Selaku mitra Komite II DPD RI tersebut saya memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan semua pemerintah daerah yang mendukung capaian ini. Pandemi hampir memukul semua dunia usaha di semua negara. Capaian bidang pertanian ini membawa optimisme bagi Indonsia,” kata Riri Damayanti, Jumat (8/1/2021).

Sayangnya, Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, dari pemerintah-pemerintah daerah yang dinilai ikut berkontribusi dalam capaian tersebut, tidak ada satu pun pemerintah daerah di Bengkulu yang diganjar penghargaan oleh Kementerian Pertanian.

“Dalam pengawasan Undang-undang tentang sistem penyuluhan pertanian belum lama ini saya menemukan salah satu sebabnya adalah lemahnya pemahaman petani sehingga muncul masalah-masalah seperti hasil panen kurang maksimal,” ujar Riri Damayanti.

Alumni Magister Manajemen di Universitas Bengkulu ini menjelaskan, selain di beberapa daerah pemerintah setempat kekurangan tenaga penyuluh, honor yang rendah sebagaimana yang dialami penyuluhan swadaya di Mukomuko juga menjadi masalah yang patut diselesaikan.

“Di Lebong bahkan laporan yang saya terima tiap kecamatan hanya ada dua petugas penyuluh berstatus PNS dengan tugas yang begitu banyak. Ini sebenarnya bisa diatasi dengan pendekatan teknologi informasi dan inovasi teknologi pertanian, tapi di Bengkulu masih terkendala listrik, minimnya sarana prasarana, insentif pelatihan dan jaringan internet yang belum merata,” jelas Riri Damayanti.

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini menambahkan, bila sektor pertanian Bengkulu bangkit, Bengkulu bisa cepat bangkit dari keterpurukan akibat pandemi karena populasi petani di Bengkulu hampir seperempat dari jumlah seluruh penduduk.

“Semoga tekad dan harapan untuk memulihkan roda perekonomian Bengkulu di tengah pandemi covid-19 dapat segera terwujud dengan kekompakkan dan kerja keras semua. Mari terus bersinergi untuk Bengkulu kuat,” demikian Riri Damayanti.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hasil statistik menunjukkan bahwa sektor pertanian mengalami pertumbuhan pada kuartal II sebesar 19,24 persen dan kuartal III sebesar 2,19 persen sehingga menjadikan sektor pertanian menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pertumbuhan.

Subsektor perkebunan menjadi kontributor tertinggi atas pertumbuhan sektor pertanian.

Sementara sektor lain masih sangat lesu terimbas dampak Pandemi Covid-19 bahkan tercatat nilainya negatif. [M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *