oleh

Tim Berhasil Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air SJ 182

Petugas DVI Mabes Polri memeriksa temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta – Pontianak di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). SP/Joanito De Saojoao.

CacamNian.com, Jakarta – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, identifikasi ini merupakan pencocokkan antara data antemortem dan postmortem.

“Tim DVI dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, yaitu atas nama Oky Bisma,” ungkap Rusdi Hartono saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).

Hingga saat ini, ungkapnya, Tim DVI telah menerima 17 kantong jenazah telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA.

“Sampai pukul 17.00 WIB ini, tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA, sampai sore ini juga kita telah menerima 17 kantong jenazah,” jelasnya.

Dari data yang ditampilkan, Okky Bisma berjenis kelamin laki-laki dengan golongan darah O. Berdasarkan data di e-KTP, Okky Bisma berstatus pelajar/mahasiswa namun dia diketahui merupakan pramugara Sriwijaya Air. Okky Bisma beralamat di Jakarta dan berusia 29 tahun.

Dilansir sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta – Pontianak dengan rete Jakarta – Pontianak dikabarkan hilang. Penerbangan pesawat terakhir kali terekam di laut utara Pulau Jawa.

Jejak penerbangan pesawat Sri ini terpantau lewat situs FlightRadar24. Pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.36 WIB dengan membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga akhirnya jatuh. Proses pencarian puing-puing dan penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terus dilakukan tim gabungan di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Duka Senator Bengkulu

Kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak Sabtu (9/1/2021) sore antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, melahirkan duka yang mendalam bagi Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga semua yang menjadi korban meninggal dalam keadaan husnul khotimah dan semua keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” kata Riri Damayanti John Latief, Senin (11/1/2021).

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Kelembagaan BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini mengajak semua pihak untuk sama-sama berempati terhadap tragedi ini dengan tidak menyebarkan hoaks atau mengeksploitasi pemberitaannya sedemikian rupa sehingga menambah kesedihan bagi keluarga korban.

“Ini adalah tregedi kita bersama. Korban dan keluarganya adalah bagian dari hidup kita ber-Indonesia. Apa yang dibutuhkan korban saat ini adalah sebanyak-banyaknya doa. Mari merendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan Pencipta agar para korban masuk surga,” ujar Riri Damayanti. [M]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed