Kekurangan ASN, Pemkab Usulkan 900 Kuota CPNS

Pemberian SK kepada 165 CPNS formasi 2020.

CacamNian.com, Seluma – Pemerintah Kabupten Seluma mengusulkan 900 kuota CPNS ke Pemerintah Pusat. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Seluma.

Ia mengatakan, Kabupaten Seluma masih kekurangan ASN dan sudah diusulkan.

“Kita usulkan tahun ini, berapa jumlah kuota yang kita dapat enggak tahu, yang penting kita dapat,” kata Bupati Seluma Bundra Jaya usai membagikan SK CPNS, Senin (11/1/2021).

Sementara, SK CPNS yang dibagikan sebanyak 165 itu adalah yang dinyatakan lulus seleksi pada tahun lalu.

Namun tidak semua CPNS yang lulus berasal dari Provinsi Bengkulu. Sebagai langkah antisipasi, CPNS yang berasal dari luar provinsi diminta untuk membuat surat pernyataan.

“Mereka buat surat pernyataan, setidaknya 10 tahun baru bisa mengajukan pindah, kalau belum tidak akan di-acc. Sehingga mereka harus bekerja sebaik mungkin untuk pelayanan di masyarakat,” ujar Bundra.

Sebelumnya, sebanyak 165 orang menerima Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Seluma yang lulus seleksi tahun 2019 lalu. Pembagian SK secara simbolis oleh Bupati Seluma Bundra Jaya di halaman kantor Bupati Seluma, dengan penerapan Prokes, Senin (11/1/2021).

Kepala BKPSDM Seluma, Ikhwan mengatakan bahwa sebanyak 165 orang yang menerima SK CPNS tersebut dibagi dua sesi. Yang mana 50 menerima secara simbolis oleh Bupati Seluma dan 115 secara bergantian diserahkan di kantor BKPSDM Seluma.

“Sudah dibagikan tadi dibagi dua sesi, sesi pertama 50 orang yang diberikan secara simbolis oleh Bupati, sisanya diberikan di kantor,” kata Ikhwan.

Lanjutnya, setelah pembagian SK ini seluruh CPNS langsung mulai bekerja, karena posisi dan penempatan sudah ada.

“Langsung bekerja, karena TMTnya 1 Desember lalu,” ujar Ikhwan.

Sementara itu Bupati Seluma, Bundra Jaya menegaskan untuk CPNS yang berasal dari luar provinsi untuk dapat mengabdi di Kabupaten Seluma, jangan berharap cepat pindah ke daerah asal.

“Mereka buat surat pernyataan, setidaknya 10 tahun baru bisa mengajukan pindah. Kalau belum, tidak akan di acc. Sehingga mereka harus bekerja sebaik mungkin untuk pelayanan dimasyarakat,” tegas Bundra. [MM]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *