Pemprov Tetapkan Standar Honor Pengurus Masjid

CacamNian.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu, guna menetapkan standarisasi honorarium kepengurusan masjid.

Seusai memimpin Rakor, Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov), Supran mengatakan saat ini masing-masing kabupaten/kota itu berbeda-beda dalam menetapkan honor kepengurusan masjid. Lantas itu, pihaknya berharap ada standar range minimal dan maksimal jumlah honor tersebut.

“Sehingga nanti ada keseragaman yang menjadi pedoman untuk kabupaten/kota menetapkan besarannya,” kata Supran di Kantor Gubernur, pada Selasa (12/1/2021).

Ia melanjutkan, nantinya hasil rapat yang telah berlangsung itu akan diadon dalam bentuk regulasi pemerintah. Seperti Peraturan Gubernur (Pergub), sebagai pedoman bagi pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaannya.

“Hasil rapat ini akan kita usulkan dahulu, lalu akan dituangkan dalam bentuk regulasi seperti Pergub sebagai pedoman pemerintah melaksanakannya,” ungkap Sapron.

Berikut, hasil usulan rakor terhadap standar honor pengurus masjid tingkat desa/kelurahan. Imam, akan menerima honor minimal Rp 500 ribu hingga maksimal 1,5 juta perbulan.

Sedangkan, Khotib akan menerima upah minimal Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta, Bilal/Muazin akan menerima honor minimal Rp 300 ribu hingga Rp 750 ribu. Serta, Gharim akan menerima honor minimal Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu dan Rubiah, minimal honor Rp 250 ribu hingga 600 ribu rupiah Perbulan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *