Edarkan Obat Terlarang, Tiga Pemuda Ini Dibui

CacamNian.com, Rejang Lebong – Jajaran Sat Narkoba Polres Rejang Lebong berhasil menangkap pelaku pengedar Narkotika Jenis Ekstasi atau ineks. Tiga pengedar tersebut yakni HE (24) warga Desa Tanjung Sanai I Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) bersama dua rekannya AN (25) dan SA (23) ditangkap Jumat (15/1/2021).

Hl tersebut disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Narkoba Iptu Susilo di Mapolres Rejang Lebong, Senin (18/1/2021). Ia mengatakan, tiga orang terduga pengedar narkoba jenis ekstasi atau ineks yang beroperasi khusus pada acara pesta hajatan warga ditangkap.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Reserse Narkoba mengatakan tiga orang tersangka ini ditangkap petugas gabungan Satuan Narkoba Polres Rejang Lebong bersama dengan petugas Polsek PUT pada Jumat (15/1) malam sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau dengan barang bukti 10 butir ekstasi.

“Berdasarkan keterangan pelaku bahwa ineks ini rencananya akan diedarkan pada acara hajatan atau sering disebut warga daerah itu arisan tua-tui. Barang ini bukan untuk dipakai sendiri tetapi diedarkan pada acara tersebut,” kata Kasat Narkoba.

Pil ekstasi tersebut rencana dijual perbutirnya seharga Rp300 ribu, dimana barang ini merupakan pesanan konsumen dari seseorang bandar yang kemudian memerintahkan salah satu dari ketiga tersangka ini untuk mengantarkannya ke lokasi hajatan.

“Barang diakui pelaku didapatkan dari seorang bandar yang saat ini sudah kita kantongi identitasnya,” kata kasat.

Ditambahkan Kasat, penangkapan ketiga pelaku ini bermula dari informasi warga terkait peredaran narkotika di wilayah Kecamatan PUT, kemudian pihaknya bersama dengan petugas Polsek PUT melakukan penghadangan terhadap mobil merek Suzuki jenis pickup yang dikendarai tersangka HE beserta dua rekannya AN (25) dan SA (23) yang datang dari arah Kota Lubuklinggau, Sumsel.

Saat hendak diamankan para pelaku ini diketahui sempat membuang barang bukti, namun karena kejelian petugas sehingga barang bukti 10 butir ekstasi yang sempat dibuang ini berhasil ditemukan petugas, kemudian barang bukti lainnya 1 unit HP, uang tunai Rp500 ribu dan 1 unit mobil, serta tiga bilah senjata tajam yang selanjutnya ditangani oleh Polsek PUT.

“Salah seorang tersangka ini yakni HE merupakan napi asimilasi pandemi COVID-19 yang bebas dari Lapas Palembang karena tersangkut kasus pidana umum. Ketiga tersangka ini kita sangkakan dengan pasal 112 UU No.35/2009, tentang Narkotika dengan ancaman paling rendah 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara dan denda minimal Rp800 juta,” pungkas Kasat. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *