Intensif Nakes Segera Dibayar

Saat DPRD Provinsi menggelar hearing dengan Nakes beberapa waktu lalu.

CacamNian.com, Bengkulu – Intensif tenaga kesehatan di rumah sakit Bengkulu yang tertunggak pembaran sejak Juni 2020 akan segera dibayarkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama anatara Dinkes, nakes dan pihak rumah sakit akan dibayarkan pada akhir bulan Februari 2021.

“Dari hasil kesepakatan antara Dinkes Bengkulu, Nakes dan RSUD Yunus Bengkulu, uang intensif nakes yang menangani pasien Covid-19 akan dibayarkan paling lambat akhir Februari 2021 mendatang,” ujarnya, Jumat (29/1/2021).

Dilansir dari beritasatu.com, besarnya uang insentif nakes yang merawat pasien Covid-19 di RSUD Yunus Bengkulu, sebesar Rp 7,5 juta per bulan. Uang insentif ini sejak bulan Juni 2020 lalu belum dibayarkan pihak RSUD Yunus dengan alasan anggaran belum tersedia.

Akibat uang insentif nakes RSUD Yunus Bengkulu, tidak kunjung dibayarkan maka ratusan nakes dua pekan lalu mendatangi kantor DPRD Provinsi Bengkulu mengadukan hal tersebut. Hal ini mereka lakukan karena berkali-kali menanyakan ke manajemen RSUD Yunus Bengkulu, tidak ada jawaban pasti.

Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Zainal menjanjikan para nakes akan memanggil pihak RSUD Yunus Bengkulu guna menyelesaikan hal tersebut, tapi sampai kini masalah tersebut belum tuntas.

Namun, Kadis Kesehatan telah menjanjikan akan membayar insentif nakes yang merawat pasien Covid-19 di RSUD Yunus Bengkulu tersebut, secepatnya pada akhir Februari mendatang. “Insyaallah jika tidak ada masalah uang insentif nakes RSUD Yunus, akhir Februari sudah masuk ke rekening nakes masing-masing,” ujarnya.

Namun, sebelum uang ditransfer ke rekening masing-masing para nakes diminta melengkapi persyaratan administrasi. Jika syaratnya sudah lengkap, maka uang insentif langsung ditransfer ke rekening nakes masing-masing pada akhir Februari mendatang.

Untuk itu, Herwan mengimbau para nakes RSUD Yunus Bengkulu, tidak perlu lagi melakukan aksi ke kantor DPRD Provinsi Bengkulu, seperti sebelumnya. Sebab, uang insentif nakes tersebut pasti dibayarkan pada akhir Februari mendatang.

“Saya minta para nakes di RSUD Yunus Bengkulu, tetap bekerja seperti biasa melayai pasien Covid-19 dan kita pastikan akhir Februari hak para nakes akan kita bayarkan melalui rekening masing-masing,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *