oleh

Optimis Pembangunan Bengkulu Kondusif

Hj Riri Damayanti John Latief

CacamNian.com, Bengkulu – Akhirnya, setelah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Bengkulu, Presiden Joko Widodo melantik pasangan Rohidin Mersyah dan Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode jabatan 2021-2024 di Istana Negara, Kamis (25/2/2021).

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, setelah dilantik, selanjutnya 1,99 juta rakyat Bengkulu dapat berharap para kepala daerah mewujudkan gebrakan-gebrakan program sebagaimana yang telah disampaikan dalam kampanye.

“Memang tidak mungkin selesai dalam waktu cepat, kecuali kalau semua kompak dan segenap masyarakat ikut mendukung apa yang dilakukan gubernur dan kepala-kepala daerah terpilih di kabupaten-kabupaten untuk kebaikan Provinsi Bengkulu,” kata Hj Riri Damayanti John Latief.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menjelaskan, pandemi covid-19 yang terjadi satu tahun terakhir telah membuat banyak anggaran pemerintah terpangkas untuk menangani dampak yang ditimbulkannya di tengah-tengah masyarakat.

“Semua sektor sempat terganggu tapi sekarang perlahan-lahan sudah mulai nampak pulih. Bila kemarin terdapat kekurangan hal yang wajar. Kekurangan inilah yang harapannya bisa segera dipecahkan oleh kepala daerah baru yang dilantik. Ayo tancap gas,” papar Hj Riri Damayanti John Latief.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini optimis proses pembangunan di Bengkulu akan berjalan kondusif mengingat tensi politik yang pernah mendidih saat proses kampanye kemarin langsung mendingin ketika para elit yang berkontestasi menyatakan legowo atas hasil Pilkada Serentak 2020.

“Kemiskinan, pengangguran, rendahnya daya beli, terpuruknya UMKM dan banyak hal-hal lain nggak mungkin bisa selesai kalau elit-elitnya gaduh. Alhamdulillah di Bengkulu kondusif. Mudah-mudahan berdampak positif untuk pembangunan kedepan,” harap Hj Riri Damayanti John Latief.

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini menekankan, digitalisasi yang terjadi akibat pendemi terutama dalam hal layanan publik seperti pembuatan akte kelahiran, KTP, Kartu Keluarga, SIM, buku rekening, surat izin usaha, IMB dan lain-lain dapat dipertahankan walaupun kedepan wabah covid-19 berakhir.

“Dengan digital pelayanan publik jadi cepat, mudah dan murah. Agar ini berhasil kepala-kepala daerah yang baru saja dilantik bisa memulainya dengan gebrakan menghapus area blank spot di desa-desa yang masih jauh dari jaringan internet,” demikian Hj Riri Damayanti John Latief. [MM]

18 Program Kerja Rohidin-Rosjonsyah:

1. Kartu Bengkulu Sejahtera yang diperuntukkan bagi masyarakat Bengkulu yang belum mendapatkan kartu Indonesia sehat maupun kartu Indonesia Pintar;
2. Pembebasan pajak kendaraan bermotor roda dua;
3. Pemberian tunjangan daerah peningkatan uang makan dan TPP bagi ASN dan honorer Provinsi Bengkulu;
4. SPP gratis bagi siswa SMA, SMK dan SLB serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi;
5. Listrik gratis bagi rumah tangga dengan daya 450 KWH;
6. Pemberian gas ukuran 3 kg gratis untuk masyarakat berpenghasilan rendah;
7. Peningkatan kesejahteraan bagi guru TK dan PAUD se-Provinsi Bengkulu;
8. Pembangunan stadion mini di setiap kecamatan di wilayah Provinsi Bengkulu;
9. Peningkatan dan penyeragaman honor Imam khotib dan Bilal serta Pimpinan rumah ibadah lainnya yang dibayarkan melalui rekening Bank Bengkulu;
10. Peningkatan dan penyeragaman penghasilan tetap Kepala Desa, Perangkat Desa dan BPD;
11. Pengadaan alsintan gratis untuk petani berupa handtraktor, Cultivator, Mesin air, Power Thresher, dan Hand sprayer;
12. Menjaga stabilisasi dan meningkatkan harga komoditas perkebunan terutama karet kopi dan sawit;
13. Membeli dan menampung hasil produk pertanian dengan harga yang layak pada saat panen berlimpah dan harga di pasar murah dan membuat gudang di seluruh kabupaten kota se Provinsi Bengkulu;
14. Menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani;
15. Penurunan status kawasan hutan menjadi hutan sosial kemasyarakatan dan hutan adat untuk para petani pekebun Provinsi Bengkulu;
16. Membangun pelabuhan perikanan, pabrik es, pemberian izin usaha dan Alat tangkap gratis;
17. Membangun kebebasan pers perlindungan hukum dan peningkatan kompetensi wartawan;
18. Menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah Bengkulu serta mengembangkan industri kreatif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed