Terima Dokumen LHP Ta 2020, BPKP Rekomendasikan Penguatan Manajemen Resiko

CacamNian.com, Bengkulu –¬†Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menerima Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Tahun 2020 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu, Selasa (2/3/2021).

Rohidin mengatakan, dari LHP tahun 2020 yang disampaikan, selain program pembangunan, pengawas juga difokuskan BPKP pada aspek penggunaan anggaran yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.

“Termasuk sistem pengelolaan keuangan menggunakan SPID yang untuk sekarang belum bisa berjalan maksimal. Maka kita masih tetap melaksanakan program yang menggunakan SIMDA sembari SPID tetap kita jalankan,” ungkap Gubernur Rohidin, Selasa (2/3/2021).

Untuk itu, lanjut Gubernur Bengkulu lulusan terbaik UGM ini, penanganan Covid-19 baik dari sisi ekonomi, bansos dan penanganan aspek kesehatan akan dimaksimalkan di tahun ini.

“Demikian juga untuk program penanggulangan pandemi Covid-19 di berbagai aspek, juga akan kita perkuat sesuai tupoksi di OPD teknis masing-masing, dengan penguatan manajemen resiko,” pungkasnya.

Disampaikan Kepala BPKP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto, lantaran kinerja pemerintah selama 2020 diwarnai pandemi Covid-19, LHP Pemprov Bengkulu perlu dilakukan penguatan manajemen resiko.

Sehingga refocusing dan realokasi anggaran yang menyebabkan program pembangunan banyak tertunda di 2020, bisa dimaksimalkan di tahun anggaran 2021 ini.

“Kami melaporkan pengawasan tahun 2020 dari seluruh program, baik dari program strategis nasional maupun program dari pemerintah daerah. Di semua. Bukan hanya di provinsi dan kabupaten-kota, termasuk juga instansi vertikal, penguatan manajemen resiko untuk menjamin bahwa tujuan yang diharapkan dapat tercapai,” jelas Iskandar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *