oleh

HUT ke-72, Senator Riri: Semoga Bengkulu Selatan Kian Maju dan Berkembang

Hj Riri Damayanti John Latief

CacamNian.com, Bengkulu – Tanggal 8 Maret 2021, Bengkulu Selatan merayakan HUT yang ke 72.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengucapkan selamat hari jadi ke-72 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Semoga Kabupaten Bengkulu Selatan senantiasa maju dan terus berkembang,” kata Riri Damayanti pada Senin (8/3/2021).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur (SEMAKU) ini apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang telah bekerja dengan giat sehingga Bengkulu Selatan menjadi sentral Jagung dan menjadi penghasil jagung terbesar se Provinsi Bengkuludi Provinsi Bengkulu.

“Saya lihat sendiri pemerintah daerah membangun dengan sangat baik, baik infrastruktur maupun bidang-bidang lain. Semoga prestasi-prestasi yang telah diraih berhasil dipertahankan dan ditingkatkan,” pesan Riri Damayanti.

Perlu diketahui, Bengkulu Selatan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu. Kabupaten Bengkulu Selatan berdiri berdasarkan Keputusan Gubernur Militer Daerah Militer Istimewa Sumatra Selatan pada tanggal 8 Maret 1949 Nomor GB/27/1949 tentang pengangkatan Baksir sebagai Bupati Bengkulu Selatan (sebelumnya bernama kabupaten Manna Kaur 1945–1948 dan kabupaten Seluma Manna Kaur 1948–1949).

Pada perkembangan selanjutnya dikuatkan dengan Surat Keputusan Presiden RI tanggal 14 November 1956 dengan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1956 (Tambahan Lembaran Negara 109).

Berdasarkan kesepakatan masyarakat tanggal 7 Juni 2005, dikuatkan oleh Perda No. 20 tanggal 31 Desember 2005 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah No. 13 Tanggal 2 Januari 2006 Seri C maka tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten Bengkulu Selatan.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2003 kabupaten Bengkulu Selatan mengalami pemekaran wilayah menjadi kabupaten Kaur, kabupaten Seluma, dan Bengkulu Selatan.

Bahasa daerah di kabupaten Bengkulu Selatan adalah bahasa Melayu Tengah yang terdiri dari dua dialek yaitu dialek Besemah yang banyak dipakai dari muara sungai Kedurang sampai dengan perbatasan kabupaten Kaur, sedangkan dialek Serawai mayoritas digunakan di kabupaten ini. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed