RPJMD 2021-2026 Selaras dengan Visi Misi Rohidin-Rosjonsyah

CacamNian.com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka dan menghadiri langsung rapat Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bengkulu, Rabu (31/3) bertempat di Hotel Madelin Kota Bengkulu.

Gubernur Rohidin menginginkan isi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bengkulu tahun 2021-2026 dapat selaras dengan visi dan misi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Untuk mewujudkan hal itu, kata Rohidin, perlu sinergi dan dukungan seluruh elemen masyarakat melalui forum konsultasi publik yang juga sebagai media partisipasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah.

Sehingga nantinya, menghasilkan RPJMD yang berisikan masukan dan aspirasi seluruh stakeholder yang selaras dengan misi dan visi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

“Kita minta pendapat seluruh elemen masyarakat seperti tokoh agama, akademisi maupun tokoh masyarakat terkait menerjemahkan visi ‘Bengkulu Maju, Sejahtera dan Hebat’,” tutur Gubernur Rohidin, dalam amanatnya.

Guna mendukung hal itu, Gubernur Rohidin juga meminta setiap OPD dapat membuat program inovatif sesuai dengan lima program unggulan Provinsi Bengkulu.

Dirinya ingin masing-masing OPD harus punya satu divisi dalam satu periode ini, sehingga misi besar kepala daerah itu betul-betul dapat diterjemahkan dengan baik.

“Semua sektor akan ada fokusnya, seperti pada infrastruktur yang tidak boleh terhenti. Terkait Proyek Strategis Nasional, jika kita berhasil hingga sempurna untuk menghubungkan konektivitas darat, laut dan udara, itu yang akan membuat Bengkulu maju,” jelasnya.

Hal itulah yang dirancang betul dalam satu periode nanti, sehingga, ujar orang nomor satu di Provinsi Bengkulu ini, akan terasa kemajuan Bengkulu, perubahan kesejahteraan masyarakatnya, termasuk capaian-capaian prestasinya.

“Namun semua itu tidak akan bisa kita kerjakan sendiri tanpa kolaborasi dan sinergi dengan kebijakan nasional,” pungkasya.

Forum Konsultasi Publik ini dihadiri Kepala Bappeda, DPRD provinsi, Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu, para akademsi, tokoh masyarakat, ormas serta pelaku usaha. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *