Siasat Pacu Ekonomi Nasional

CacamNian.com, Jakarta – Pemerintah menargetkan untuk menjadi ekonomi terbesar di dunia pada 20230.

Hal itu, upaya digitalisasi menjadi penting, karena dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian bangsa. Hal itu disampakain oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

“Sasaran utama menjadikan Indonesia sebagai 10 negara ekonomi terbesar di dunia pada 2030,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (6/4/201).

Hal ini sejalan dengan peta jalan atau road map implementasi industri 4.0.

Menurutnya kriteria industri 4.0 sesuai dengan tiga aspirasi yakni, industri tersebut memberikan 10 persen ekspor netto terhadap produk domestik bruto (PDB), meningkatkan produktivitas terhadap biaya dua kali lipat, dan pengeluaran riset dan pengembangan minimal dua persen dari PDB.

Berdasarkan hal itu, terdapat tujuh sektor yang akan dipilih pemerintah dalam melakukan digitalisasi, yakni makanan dan minuman, tekstil dan busana, otomotif, kimia, elektronika, farmasi, dan alat kesehatan.

“Tujuh sektor ini dipilih karena telah memberikan kontribusi sebesar 70 persen dari total PDB manufaktur, 65 persen ekspor manufaktur dan 60 persen penyerapan pekerja industri,” ucapnya.

Sementara Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mendukung upaya tersebut. Ia mengatakan untuk mewujudkan hal itu diperlukan bantuan dan dukungan berbagai pemangku kepentingan yang termasuk ke dalam ekosistem industri 4.0.

“Peran akademisi sangat dibutuhkan oleh seluruh pelaku industri di atas untuk memenuhi sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan dalam industri 4.0,” ungkapnya.

Wakil Ketua OPK BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini menguraikan, keahlian dalam menggunakan teknologi modern akan menjadi faktor yang paling vital dalam penyelenggaraan suatu usaha ke depan.

“Perannya adalah menyediakan tenaga ahli yang bisa menggunakan teknologi berbasis industri 4.0,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *