Rencana Kenaikan Tarif Listrik dan Gas LPG Memberatkan Warga

CacamNian.com, Bengkulu – Rencana Pemerintah menaikkan harga tarif listrik dan gas LPG 3 kg mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief.

Ia meminta untuk dikaji ulang. Sebab, sejak terjangan pandemi covid-19, kondisi perekonomian warga tidak sepenuhnya kembali pulih.

“Saya meminta kepada Pemerintah untuk mengkaji ulang rencana kenaikan listrik dan gas LPG 3 kg itu. Karena kenaikan itu akan memberatkan masyarakat sejak pandemi menerjang kita semuanya,” ungkap Riri Damayanti.

“Gap harga yang sangat tinggi harus menjadi perhatian peruntukannya. Misalnya pelaku usaha kuliner dengan modal di atas seratus juta tidak boleh menggunakan gas LPG bersubsidi,” tambahnya.

Diketahui, kenaikan tarif listrik diperkirakan mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 101 ribu per bulan sesuai dengan golongan. Namun, pemerintah belum menetapkan kapan skema harga ini akan ditetapkan.

Untuk gas LPG 3kg, ada gap atau selisih kurang lebih Rp 6 ribu per kg antara harga LPG bersubsidi tabung 3 kg dengan LPG non subsidi tabung 12 kg. Jika ikut harga pasar yang normal, maka harga LPG 3 kg akan naik menjadi sekitar Rp 37.500. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *