Lagi, Provinsi Bengkulu Raih Penghargaan Pembangunan Daerah

CacamNian.com, Bengkulu – Kembali, Pemerintah Provinsi Bengkulu meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas.

Tahun 2021 ini, Provinsi Bengkulu dinobatkan sebagai provinsi terbaik kategori perencanaan dan capaian pembangunan setelah Sumatra Barat dan Jabar.

Sementara tahun lalu, provinsi Bengkulu bertengger bersama Jateng dan Jatim pada penaugerahan PPD 2020.

Anggota Komite II DPD RI Riri Damayanti John Latief mengucapkan selamat atas capaian Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas.

“Selamat dan sukses. Ini adalah awal yang baik, Provinsi Bengkulu harus berbenah kembali sehingga tahun 2022 dapat meraih pada nomor satu,” ujarnya.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini optimis, Pembangunan di Provinsi Bengkulu semakin baik lagi.

“Jadikan PPD ini menjadi motivasi kita bersama agar pembangunan ke depan semakin baik,” katanya.

Sementara Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengucapkan syukur atas apa yang diraih Pemprov Bengkulu.

“Alhamdulillah, kita kembali meraih PPD dari Bappenas. Penghargaan ini tentu menjadi motivasi kita bersama agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kedepan bisa menjadikan Bengkulu semakin maju dengan masyarakatnya yang selalu optimis. Intinya prestasi ini patut kita syukuri,” ucap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai penganugerahan PPD 2021 secara virtual, Selasa (04/05/2021).

Kembali diraihnya PPD, lanjut Rohidin, bukan sekadar prestasi prestisius yang dinilai oleh pihak berkompeten. Lebih dari itu, PPD juga memberikan manfaat untuk seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, baik pemerintah maupun non pemerintah.

“Buat pemerintah, harus fokus memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan serta pelaksanaan pembangunan nasional juga pembangunan daerah. Kita yang di daerah tentu terus belajar bagaimana mewujudkan pembangunan yang berkualitas,” papar Rohidin.

Penganugerahan PPD dilaksanakan Kementerian PPN/Bappenas pada Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang mengusung tema “Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”. Dalam Pembukaan Musrenbangnas 2021 yang dilaksanakan secara daring dan luring dari Istana Merdeka, Presiden RI Joko Widodo menegaskan pentingnya mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas.

“Pertumbuhan ekonomi harus inklusif, harus menjadi bagian penting bagi penyelesaian masalah Sustainable Development Goals. Pertumbuhan ekonomi harus menjadi mesin bagi pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi baik antar daerah, atau desa dan kota,” pesan Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menekankan pentingnya mewujudkan 2022 sebagai tahun pemulihan ekonomi, tahun bangkitnya Indonesia dari pandemi dengan sebagai landasan menuju Indonesia Maju pada 2045. Pemulihan ekonomi didukung oleh berjalannya reformasi struktural yang meliputi reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem perlindungan sosial, serta reformasi pendidikan dan keterampilan. Pemulihan ekonomi dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu pemulihan daya beli dan usaha serta diversifikasi ekonomi.

“Dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi tersebut, tantangan Indonesia tidak saja Pemulihan Ekonomi Nasional, namun juga Transformasi Ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan dari sekarang. Transformasi Ekonomi ini dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu mengubah struktur perekonomian dari lower productivity to higher productivity sectors dan meningkatkan produktivitas di masing-masing sektor,” demikian tegas Menteri Suharso sebagaimana dikutip dari rilis bappenas.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *