IAIN Bengkulu Lakukan Penyamaan Nomenklatur Lulusan

Bengkulu – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu melakukan Penyamaan Nomenklatur, Senin (5/7). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya Alumni IAIN Bengkulu yang tidak dapat mengikuti tes CPNS dikarenakan perbedaan gelar atau nomenklatur dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Di kesempatan ini, Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr. Sirajuddin, M.,M.Ag.,MH mengatakan bahwa titik tolak penyamaan nomenklatur bukan sekedar persoalan gelar dan istilah-istilah yang berbeda dari lulusan IAIN Bengkulu dengan perguruan tinggi lainnya, namun harus bertolak pada kompetensi lulusan yang pas sekali untuk membentuk karakter bangsa (character building) dan menjadi garda terdepan untuk mebangun perdaban bangsa (peradaban Islam) yaitu lulusan yang berilmu dan khusnul adab (berakhlak baik).

“Sungguh rugi suatu lembaga yang menolak lulusan kampus PTKIN hanya karena perbedaan nomenklatur karena lulusan IAIN Bengkulu adalah lulusan yang mampu Menghalalkan dari yang haram,” tegas rektor.

Sependapat dengan Rektor IAIN Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri dalam sambutannya mengatakan, Lulusan IAIN Bengkulu adalah lulusan yang luar biasa dan lebih dari lulusan perguruan tinggi lainnya karena memiliki nilai tambah berupa ilmu keagamaan.

Lulusan IAIN Bengkulu sudah diserap sebanyak 5% oleh pemerintah di Wilayah provinsi Bengkulu sebagai PNS.

“Mudah-mudahan kedepannya dapat diakomodir melebihi 5 persen. Namun, diperlukan surat edaran dari pihak IAIN Bengkulu bahwa prodi yang berbeda nomenklatur memiliki keilmuan yang serumpun karena jika tidak ada di Permenpan (tidak ada aturan), Pemerintah terkait penerimaan cpns tidak berani mengambil resiko,” tutur Hamka Sabri.

Sementara itu, Kepala BKD provinsi Bengkulu, Diah Irianti menyampaikan bahwa, tahun depan penyamaan nomenklatur ini akan di sosialisasikan ke seluruh BKD yang ada di Provinsi Bengkulu dan juga Sumatera bagian Selatan.

“Nomenklatur ini sangat diperlukan, mengingat kebutuhan lulusan dari PTKIN tahun depan akan meningkat seiring permintaann Guru Agama Islam diseluruh daerah dan kota sangat banyak,” tandasnya.[KC]

Leave a Reply

Your email address will not be published.