oleh

HUT ke Satu, MOI Bengkulu Bagikan 1000 Masker

Bengkulu – Masih dalam rangka Hari Ulang Tahun yang pertama, Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia (DPW MOI) Provinsi Bengkulu bagikan 1000 masker ke pasar Panorama, Senin (30/8/2021).

Aksi peduli ini dilakukan hasil dari survei di lapangan yang mendapati pedagang bahkan pembeli masih banyak yang tidak menggunakan masker.

Disampaikan Ketua DPW MOI Provinsi Bengkulu, K. Hadi, melihat dan mendengar itu pihaknya menjadi kawatir, nantinya pasar menjadi tempat penyebaran Covid 19 yang lebih cepat. Maka disepakati untuk membagikan sebanyak 1000 masker di pasar.

“Selain kami membantu perintah dalam memutus tali rantai penyebaran Covid 19, kami juga peduli akan kesehatan masyarakat serta pedagang di pasar. Kami tidak ingin penyebaran Covid makin tinggi dan itu lewat pasar,” ujarnya.

Ia juga bercerita, saat membagikan masker banyak hal yang mereka temukan. Rombongannya sempat disangka razia masker, hingga pedagang kelabakan mencari masker yang bahkan tidak punya.

“Kami sempat dikira ingin merazia. Hingga tahu kami bagi masker gratis, pedagang antusias bahkan datang meminta masker ke kami,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, lanjutnya, malahan ada ibu-ibu pedagang yang berteriak minta banyak, alasannya untuk anaknya sekolah.

“Pak boleh minta banyak? Untuk anak sekolah besok pak, lumayan karena kami enggak kebeli masker lagi,” ujar Hadi menirukan teriakan pedagang.

Dirinya berharap, aksi peduli masker ini bisa ia lakukan dengan jumlah masker yang lebih banyak lagi. Sebab, dengan adanya bagi masker kali ini dirinya menjadi tahu betapa butuhnya pedagang akan masker.

“Cuma pada kondisi ini pedagang lebih mementingkan beli beras dari pada beli masker, padahal masker penting bagi mereka,” cetusnya.

Bagi masker gratis ini, DPW MOI tidak sendirian, melainkan ditemani Ormas dan Ormas pemuda yakni Ormas Bidik, IPNU dan PMII.

Hadi juga sempat menyebutkan, perayaan usia ke satu ini memang dilakukan sederhana, pasalnya saat ini memang masih dalam situasi yang memprihatinkan akibat Covid 19. Apalagi saat ini masih dalam massa PPKM.

“Kami patuhi adanya PPKM, maka dengan kondisi ini kami rayakan dengan cara yang sederhana. Sebelumnya kami adakan potong tumpeng Minggu 29 Agustus kemarin di Dapur Senandung,” tuturnya.

Ia juga sempat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mensupport dalam kegiatan ini.

“Alhamdulilah bagi 1000 masker di pasar ini berjalan lancar. Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” pungkasnya.[KC]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed