oleh

Pemkot Akan Sulap Empat Rumah Tak Layak Huni

CahayaPerubahan.com, Kota Bengkulu – Didampingi anggota DPRD Kota Bengkulu Heri Manto, Rabu siang (9/9/2021) wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyambangi 4 rumah warga yang tidak layak huni di Jalan Sidomulyo Kelurahan Lingkar Timur.

Dedy sengaja datang untuk melihat langsung kondisi hunian warga tersebut yang lebih pantas disebut gubuk. Masing-masing di RT 37 RW 2 milik Mahdalena dan di RT 35 RW 2 milik Zainab, Jurisani dan Nurbaya.

Dari lokasi satu ke lokasi yang lain, Dedy harus jalan kaki mengikuti lurah, RW dan ketua RT setempat. Seperti saat ingin menemui Zainab dan Jurisani yang rumahnya berada di bawah tebing yang jalannya masih tanah.

Dedy tidak hanya melihat kondisi rumah, tapi sekaligus menyerahkan bantuan sembako dari PT Astra Internasional. Kepada masing-masing warga yang rumahnya akan ‘dibedah’, Dedy berpesan agar bersabar dan terus berdoa.

“Walikota dan wakil walikota, DPRD, camat dan lurah dapat laporan dari ketua RT tentang kondisi rumah ibu ini. Insya Allah kami akan bantu ibu. Kalau ibu mau cepat atau segera nanti kita gorong royong. Tapi kalau ibu mau bersabar, tahun depan kita akan anggarkan di anggaran 2022,” ujar Dedy.

Keempat rumah warga tersebut akan direhab karena tanahnya memang sudah jadi hak milik pribadi (bukan tanah orang lain atau tanah bersengketa).

“Terima kasih pak, sebenarnya bantuan ini saja (sembako).sudah cukup dan saya sudah sangat senang karena sudah diperhatikan oleh pemerintah. Kalau mau jujur memang sebenarnya kami belum pernah mendapat bantuan apa apa termasuk PKH. Jadi kalau pak wawali janjikan rehab rumah kami sangat bersyukur. Tolong juga bantu bangun jalan di sini pak, masih tanah dan mendaki. Kalau hujan, kami susah mau mengantar anak ke sekolah,” tutur salah satu warga Zainab.

Ada yang menarik perhatian Dedy saat mengunjungi rumah warga atas nama Jurisani. Ia melihat ada sepasang kakek nenek yang sedang duduk di teras rumah, bersebelahan dengan gubuk yang dihuni oleh Jurisani. Ternyata kedua pasangan lanjut usia itu adalah orangtua Jurisani yang rumahnya akan dibantu/direhab.

Dedy menghampiri kedua orangtua tersebut, menyapa, menanyakan kabar dan menyalaminya. Sang kakek yang berusia 95 tahun dan nenek berusia 85 tahun itu tersenyum melihat Dedy bersama rombongan mampir ke rumah mereka.

Dedy kagum kepada kedua orangtua tersebut yang masih setia dan romantis sampai menua. Karena senang melihat mereka, Dedy juga memberikan sembako.

“Inilah pasangan yang setia dan romantis sampai menua. Semoga kakek dan nenek sehat selalu. Ini ada sedikit bantuan,” ujar Dedy.

Dedy juga sempat bercanda gurau namun tetap sopan kepada kakek dan nenek tersebut. Wajah si nenek tampak ceria, tertawa sampai matanya tampak berkaca-kaca. [ADV]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed